Kamu Jahat...!
Hari ini cukup tidak menyenangkan untuk saya.
Dia yang sudah seminggu ini menemani saya walaupun hanya dengan pesan-pesan singkat yang terkadang tidak memiliki arti, sepertinya memang tidak akan meninggalkan sesuatu yang berarti dalam hidup saya. Sudah lah.. saya akhiri saja sesuatu yang bahkan belum saya mulai ini. Seperti ada yang menghembuskan suara sendu, ya.. saya sedih.. saya sedang membutuhkan ketidakberartian itu, merindukan saat-saat dimana saya dapat tersenyum bodoh, tidur dengan gelisah, hati yang melompat saat ada genggaman lain di jari.. sudah lah.. saya akhiri saja sesuatu yang belum dia mulai ini.
Hanya ada satu pria dikepala saya untuk mencurahkan ini semua. Sahabat terindah dalam hidup saya, menemani saya sejak 8 tahun terkhir, semua tawanya, rindunya, marahnya, senyumnya.. Janjinya untuk menikahi saya bila dalam 3 tahun kedepan kami tetap sendiri.. haha.. bodoh.. Tapi terima kasih sudah kamu ucapkan itu semua, hanya karena pada saat itu saya menangis tersedu-sedu mengingat betapa seringnya cinta saya hilang.. Maaf saya sempat menghilang untuk 1 bulan kemarin..
"Hei May.. masih ingat ya sama saya..?"
"Gan..."
"Btw.. i'm getting married next month.."
"...................................."
"May...?"
"I'm so happy for you..."
"Terus kenapa ngomongnya pake mewek segala..?"
"...................................."
"May....?"
"Kamu jahat...."
Kamu Jahat... Kamu Jahat...!!!!!
Saya sedih... Taukah kamu...?
