Menanti aliran darahku..
Dia pria yang baik... tidak sempurna.. saya tau.. tapi dia baik.. baik sekali... rupa jawa di wajahnya dengan senyum hangat itu selalu membawaku terbang dengan angin lalu... tertidur dipundaknya seperti menghilangkan lelah masa silam..
Ceritakan padaku mengenai seperti apa kami pada saat anak2 kami sudah dewasa.. hatiku diselimuti kalbu indah... terlalu indah... sekarang kudapatkan jawabannya... dia..
*beep... beep... "1 new messages"*
"I Heard that he's getting married... it's just a gossip though... but still"
BUGGG... pukulan itu persis mendarat ditengah dadaku... dunia berputar tidak berarah... darahku berhenti sejenak.. berusaha mengalir kembali walau tertatih-tatih... Kurenungkan sakitku...
"May... kamu kenapa hun...?"
"............... no... nothin...... i love you...."
"haha... mau ngomong gitu aja muka kamu sampai pucat begitu... love you too..."
Kutarik senyum simpul terakhirku... Kukecup kening itu... sambil menanti aliran darahku....
