DuniaAramaya

I'm just an ordinary woman.. who lives in this ordinary world.. with this extra ordinary imagination & Dream..

Tuesday, April 17, 2007

Terus pentaskan tarian indahmu..

Tarian lebih indah saat kugenggam tangannya, setiap helai kain ini terbang mengikuti ilusi hangat yang menerpanya.
"Ayo.. sedikit lagi.."
"Aku capek.. sudah berhenti saja ya...?"
"Sedikit lagi.. jangan mudah menyerah.. tarian ini mudah.."
"Tapi aku sedang bersedih.."
"Putar kakimu lebih cepat.. sedih akan lari melalui helai kainmu.."
Putaran satu.. dua.. hembusan nafas mulai menata ruang di hatiku. Lukisan hina melayang disekeliling. Tangis lemah sedikit terdengar.. sedikit.. tapi terdengar.. Kuhentikan tarian, kugenggam tangan itu. Terlalu erat kurasa..
"Aku ikut eyang saja ya...?"
"Untuk apa..? sudah.. disini saja..."
"Aku mau ikut.. aku harus ikut eyang..."
"Baru setengah tarian yang kau perlihatkan.. pentasmu masih belum usai.. temui aku saat seluruh penonton menepukkan tangannya.. dan tirai menutup indah balutan bahagiamu.. Saat itulah kau akan sadari.. pedih itu memang sudah menjadi bagian dari tarian indahmu.."
****************
Dedicated to : Eyang Abdullah Barabah..
Too many things to tell.. too many things to cry.. too many efforts i've made just to know you better.. and yet.. tears are always the answer.. And i'll never stop saying "i wish you were here.."

0 Comments:

Post a Comment

<< Home