I'm hanging on.. with my smile..
“Panji mau tunangan loh akhir bulan ini… Nikahnya nanti bulan Mei tahun depan...“
"O ya...? Ibu tau dari mana...?“
"Tadi ibu ketemu bapaknya....“
"................................................“
"Nduk.... kamu dengerin ibu nggak sih...?“
".............................. Iya aku denger... good for him..“
There was nothing I can do.. termenung untuk beberapa saat… grabbed my cell phone.. whining to my closest friends about it…
I blame myself about my story.. how I became a fool for him.. how I let him stepped on my heart.. how I still have this clear image about him after all these years… and how I cant forget that he’s the first guy.. who put a butterfly in my stomach..
"O ya...? Ibu tau dari mana...?“
"Tadi ibu ketemu bapaknya....“
"................................................“
"Nduk.... kamu dengerin ibu nggak sih...?“
".............................. Iya aku denger... good for him..“
There was nothing I can do.. termenung untuk beberapa saat… grabbed my cell phone.. whining to my closest friends about it…
I blame myself about my story.. how I became a fool for him.. how I let him stepped on my heart.. how I still have this clear image about him after all these years… and how I cant forget that he’s the first guy.. who put a butterfly in my stomach..
I got confused for a while.. but oddly.. there was no tears.. separuh diri saya seakan tidak mengenali diri saya sendiri.. mengapa saya tdk menangis…?
Brushed my teeth.. washed my face.. went to bed room.. grabbed my blanket..
Tempat tidur saya mungkin satu2nya saksi hidup perjalanan hidup saya.. tempat saya termenung dengan seribu pertanyaan yang tidak ingin saya jawab.. atau saya tidak ingin ada yg menjawab.. just put my questions over there please.. and don’t touch it..
Mata saya perih sekali.. mengantuk... but my mind kept wondering… what…? Why…? Where…?
Dia… the first guy who put a butterfly in my stomach.. who made my worlds turning.. yang memperkenalkan saya dengan penantian.. bertahun2.. yang memperlihatkan saya senyuman terindah disaat saya membutuhkannya.. I gave him my heart.. but he turned his back at me.. walked away.. Left me all alone.. why…?
Dia.. Pria kedua dalam hidup saya.. tempat saya pertama kali mengenal kata ‘berpasangan’.. tempat saya belajar dan mengerti betapa mencintai tidak harus menerima.. 3 years full of love... tempat saya belajar akan kehadiran wanita lain.. he turned his back at me… walked away.. Left me all alone.. why..?
Dia.. The third guy in my life.. yang mempersilahkan saya masuk dalam pelukannya.. menyadarkan saya bahwa singkatnya waktu tidak dapat mengurangi cinta saya.. memberikan tawa2 renyah yang selalu mendampingi saya setiap hari.. mengingatkan saya bahwa cinta tidak selalu harus memiliki.. mengingatkan dia betapa saya tidak dapat memilikinya.. he turned his back at me.. walked away.. Left me all alone.. why…?
Somehow I realized… bukan karena mereka saya bersedih.. bukan mereka alasan untuk saya menangis… saya menangisi diri saya sendiri… mengasihani hati saya sendiri.. after all this time.. I’m the one who got hurt… mengapa mereka yang terlebih dahulu mendapatkan kebahagian..? mengapa mereka yang lebih dahulu mengecap indahnya dunia…?
Beep.. 1 Messages received…
“God is preparing sumthin good & special for you May.. That’s why it’s taking quite bit longer for you to get there.. hang on baby.. I’m hangin on with you..”
Detik itulah air mata mulai menyapa saya.. sedih..? tidak juga.. air mata yang mentertawakan diri saya.. I just became a drama queen again.. Mungkin memang belum saatnya saya dipertemukan dengan kebahagiaan itu.. Saya hanya seperti seorang anak kecil yang baru saja menangis akan permen saya yang jatuh..
A friend once told me.. “Semua pasti indah pada saatnya..”
Beep.. 1 Message received..
“Lagi ngapain kamu May…? Udah tidur ya…? Sleep tight pretty.. =) Let me know when u’re awake tmrw..”
I smiled.. saya tdk tau apakah ini ‘saat’ itu.. But I can see how God makes it clear on me… I will get my happiness.. I might have it now.. or later.. I don’t know.. mungkin dengan kehadiran ‘dia’ yang lain.. atau kehadiran teman yang duduk bersila disebelah saya.. Bottom line.. God’s giving me my smile.. I’m not alone… So that’s why I'm hanging on here.. =)
Brushed my teeth.. washed my face.. went to bed room.. grabbed my blanket..
Tempat tidur saya mungkin satu2nya saksi hidup perjalanan hidup saya.. tempat saya termenung dengan seribu pertanyaan yang tidak ingin saya jawab.. atau saya tidak ingin ada yg menjawab.. just put my questions over there please.. and don’t touch it..
Mata saya perih sekali.. mengantuk... but my mind kept wondering… what…? Why…? Where…?
Dia… the first guy who put a butterfly in my stomach.. who made my worlds turning.. yang memperkenalkan saya dengan penantian.. bertahun2.. yang memperlihatkan saya senyuman terindah disaat saya membutuhkannya.. I gave him my heart.. but he turned his back at me.. walked away.. Left me all alone.. why…?
Dia.. Pria kedua dalam hidup saya.. tempat saya pertama kali mengenal kata ‘berpasangan’.. tempat saya belajar dan mengerti betapa mencintai tidak harus menerima.. 3 years full of love... tempat saya belajar akan kehadiran wanita lain.. he turned his back at me… walked away.. Left me all alone.. why..?
Dia.. The third guy in my life.. yang mempersilahkan saya masuk dalam pelukannya.. menyadarkan saya bahwa singkatnya waktu tidak dapat mengurangi cinta saya.. memberikan tawa2 renyah yang selalu mendampingi saya setiap hari.. mengingatkan saya bahwa cinta tidak selalu harus memiliki.. mengingatkan dia betapa saya tidak dapat memilikinya.. he turned his back at me.. walked away.. Left me all alone.. why…?
Somehow I realized… bukan karena mereka saya bersedih.. bukan mereka alasan untuk saya menangis… saya menangisi diri saya sendiri… mengasihani hati saya sendiri.. after all this time.. I’m the one who got hurt… mengapa mereka yang terlebih dahulu mendapatkan kebahagian..? mengapa mereka yang lebih dahulu mengecap indahnya dunia…?
Beep.. 1 Messages received…
“God is preparing sumthin good & special for you May.. That’s why it’s taking quite bit longer for you to get there.. hang on baby.. I’m hangin on with you..”
Detik itulah air mata mulai menyapa saya.. sedih..? tidak juga.. air mata yang mentertawakan diri saya.. I just became a drama queen again.. Mungkin memang belum saatnya saya dipertemukan dengan kebahagiaan itu.. Saya hanya seperti seorang anak kecil yang baru saja menangis akan permen saya yang jatuh..
A friend once told me.. “Semua pasti indah pada saatnya..”
Beep.. 1 Message received..
“Lagi ngapain kamu May…? Udah tidur ya…? Sleep tight pretty.. =) Let me know when u’re awake tmrw..”
I smiled.. saya tdk tau apakah ini ‘saat’ itu.. But I can see how God makes it clear on me… I will get my happiness.. I might have it now.. or later.. I don’t know.. mungkin dengan kehadiran ‘dia’ yang lain.. atau kehadiran teman yang duduk bersila disebelah saya.. Bottom line.. God’s giving me my smile.. I’m not alone… So that’s why I'm hanging on here.. =)

1 Comments:
At 11:29 AM,
Nadherna Indonezia said…
yeaaaaaaahhh, baby!!! am hanging on with yu!!!
Post a Comment
<< Home