DuniaAramaya

I'm just an ordinary woman.. who lives in this ordinary world.. with this extra ordinary imagination & Dream..

Monday, October 23, 2006

U Had Me at 'Hello'..

-Pertemuan 1-

Kaki saya membeku… tidak saya bayangkan sosoknya akan begitu memukau.. tubuhnya yang tinggi tegap terbalut apik dengan kemeja tangan panjang putih bergaris2 biru yang ia gulung sampai siku.. duduk tenang sambil membaca buku yang ia genggam di tangan kiri.. tangan kanannya tampak sibuk memutar2 sampoerna mild merah yang sudah setengah batang umurnya sambil sesekali mengaduk2 coklat panasnya.. tatapan tajam dibalik kacamatanya menyingkap seribu tanya yang ingin sekali saya jawab… Perlahan tatapannya menuju kepadaku… senyum itu muncul.. Senyum indah itu.. “Hi May….”

-Pertemuan 2-

Kenapa degup jantungku masih secepat ini… dia masih seperti dia yang dulu kok.. Tapi kali ini dengan kemeja merah tanah yang tetap ia singkap sampai sikunya.. tatapannya tidak dapat lepas dari kertas2 pekerjaan yang sepertinya ia kerjakan sambil menunggu saya datang… Café yang sama… tempat duduk yang sama… degup jantung yang juga tidak berubah… “Hi dino… maaf ya telat….”
-Pertemuan 3-

“Pake jaket sama helmnya ya…?” Dia menunggu sampai aku benar2 memakai semuanya.. menyingkapkan kakiku di boncengan motor besar.. Selesai… kupangku tanganku sendiri.. sambil sesekali membenarkan letak tasku..
Lampu merah cukup lama… panas… tangan itu menarik kedua tanganku & dilingkarkan dipinggangnya.. “Biar nggak jatuh ya…?”…. Seketika saya tau… Dunia milik saya….
-Pertemuan 4-

Pengamen jalanan bermain seindah musik live yang bermain khusus untuk saya… api yang menyala di lilin panjang beralaskan piring plastik murah itu menari seindah tarian para bidadari.. Nasi goreng porsi besar dengan minyak goreng yang sedikit banyak masih tercecer di pinggir piring kunikmati sepenuh hati… enak…

“Nggak pa-pa kan makan dipinggir jalan gini…?”
“Kenapa harus ‘apa-apa’..? enak kok…”
“Hahahaha… kamu nih May…”

Senyum itu.. tawa itu…
-Pertemuan 5-

“Langsung pulang aja ya May…? Cerita2nya dirumah kamu aja..”
“Iya….”
-Pertemuan kesekian…-

Genggaman tangannya membuat saya yakin saya tidak akan diganggu siapapun.. Pelukan itu mengartikan saya aman dari apapun yang saya takutkan…
Dihisapnya batang rokok itu lagi… kali ini ditariknya dalam2.. dalam sekali… dihembuskannya perlahan-lahan… kemudian ia mainkan kembali batang rokok itu ditangannya.. Mata ini seperti dipertontonkan sandiwara indah yang membius…

“Saya sayang kamu loh May…. Sayang banget…”
“…………”
“loh… kok diem…? Kamu nggak sayang sama saya ya…?”
“……….”
“May.. saya serius… kamu jangan senyum2 aja…”

Kudekatkan diriku padanya… kubisikan sesuatu yang selama ini bergejolak di hati saya…
“You had me at ‘Hello’….”

U’ve already won me over.. in spite of me
And don’t be alarmed if I fall head over feet
And don’t be surprised if I love you.. for all that you are..
I couldn’t help it.. it’s all your fault…
(Head Over Feet – Alanis. M)

0 Comments:

Post a Comment

<< Home