Jangan Kau Pilih Aku
Tawa renyahmu seperti hujan yang saya tunggu selama 4 musim kemarau... pelepas dahaga atas kerinduanku akan cinta.. Candamu tentang seperti apa anak-anak kita nanti seperti buku dongeng yang belum pernah kubaca.. "Pasti mereka nantinya gendut-gendut ya may...? kayak kamu... hahaha..." sakit..? tidak... ketika kauucapkan itu dengan elusan lembutmu ditelapak tangan ini..
Kerlingan mata yang selalu kau sertai dengan buaian disukmaku.. duniaku memang tidak begitu indah... tapi takkan seindah ini tanpa rasa ini...
Petir menyombongkan pendarnya...
"Jangan kau pilih aku untuk mendampingimu nanti.... kau berhak yang lebih baik..." kau belai wajahku dengan lembut...
Hatiku berteriak... meronta bagai angin.. kutundukan kepala penuh rinduku... kutarik semua perih... "Aku tidak akan memilihmu.."
Kerlingan mata yang selalu kau sertai dengan buaian disukmaku.. duniaku memang tidak begitu indah... tapi takkan seindah ini tanpa rasa ini...
Petir menyombongkan pendarnya...
"Jangan kau pilih aku untuk mendampingimu nanti.... kau berhak yang lebih baik..." kau belai wajahku dengan lembut...
Hatiku berteriak... meronta bagai angin.. kutundukan kepala penuh rinduku... kutarik semua perih... "Aku tidak akan memilihmu.."

0 Comments:
Post a Comment
<< Home