DuniaAramaya

I'm just an ordinary woman.. who lives in this ordinary world.. with this extra ordinary imagination & Dream..

Friday, November 24, 2006

Kekuatanku yang lain

Saya selalu merasakan betapa kecilnya kehidupan.. gumpalan daging, tulang, dan darah ini.. dibumbui kehangatan keluarga.. dan diselimuti pertemanan indah.. Until one day.. I realize how big all of those ‘small things’ in my life…

Saya pikir selama ini hidup saya baik2 saja… saya bahagia.. kepahitan sekali2 pasti akan datang.. but that’s life.. right…? Saya termasuk tipikal seorang introvert.. u may not realize it.. coz I laugh all the time…

Tanpa saya sadari… saya selalu membentengi diri saya dari kesedihan yang berlarut2… menangis sekali dua kali bila sedih.. but that’s it!! Life goes on… Seperti menjalani kehidupan wanita lain.. badan wanita lain.. pemikiran wanita lain.. tapi tetap dengan hati yang sama… Sedikit mengejutkan saya betapa besar kekuatan saya utk berpaling dari kesedihan… I can laugh so hard until I wanna pee… but in the inside.. I might cry a river.. Dulu saya selalu menganggap bahwa ini adalah kekuatan saya… my strength to live… Ya.. ‘bumbu’ kehidupan saya memang penting.. but I can handle my emotion well… too well I guess…

Friday night.. 7pm.. saya terhenya… All of the sudden.. Saya merasakan sesuatu yang menghantam persis di jantung saya.. saya gagal.. saya jatuh.. I couldn’t barely looked at myself in a mirror.. seemed like I hate myself… takut melihat tatapan org mengenai semua kegagalan saya… I locked myself in my bedroom for a whole day.. two days perhaps… I forgot..

Semua ini terjadi selama sekitar 1 minggu.. and I gave up.. I knew that there was something wrong with me… my twin decided to take me to a shrink… seperti ada tangan besar yang mendaratkan ayunannya dipipi saya mendengar ucapan wanita yang duduk tenang dihadapan saya malam itu.. “u got depressed..” It couldn’t happened… at least.. not to me…

Sebelah kaki saya ada di dunia nyata.. sebelahnya lagi berada di dunia khayal saya… “how come…? Tidak ada kejadian besar berarti dalam hidup saya yg membuat saya depresi… LIVE GOES PRETTY WELL..”. penjelasan 30 menit dari wanita itu (“that BIATCH” is how I called her that time for the word ‘depressed’ that she gave to me) seperti membalik semua skenario hidup saya.. betapa saya tampak kuat selama ini… but actually.. I’m not.. I’ve been doing this kind of things since I was 8.. dan sepertinya sudah saatnya gunung es dihati saya jatuh…

Perjalanan pulang… hati saya membatu…. Tidak adil…

I was mad at myself… stupid me for making this whole stupid things.. pedih di hati saya atas kegagalan ini menyulitkan saya untuk bernafas… melihat.. & berfikir… Kekuatan saya yang selalu saya banggakan.. yang selalu membuat saya bertahan… ternyata membalikkan badannya dan memutuskan untuk mendorog saya masuk ke lubang yang dalam…

My twin.. came into my room.. sat next to me… tidak ada sebutirpun air mata yang keluar dari mata saya… TIDAK!!.. perlahan dia pegang tangan saya… hanya memberikan satu kalimat.. “You know what..? Sometimes.. it’s ok not to be ok..”

Perlahan saya paksakan diri untuk kembali kepada kenyataan… alam yang untuk beberapa saat menjadi musuh saya… dua orang sahabat yang dengan perlahan menggenggam tangan ini.. memperlihatkan kembali kepada saya betapa indah hidup bila saya mencoba melihat dari sisi yang lain….

Here I am… months later.. years maybe.. standing straight.. ya.. saya tidak setegar itu… tapi saya mempunyai kekuatan lain… keluarga.. teman.. sahabat… saya dapat berlari sejauh mungkin.. melompat setinggi langit… jatuh kedalam tebing.. dan saya tetap dapat menolehkan kepala saya kebelakang… tempat kekuatan saya selalu berada… and having them smiled at me… I can face the world in a normal way… I can.. and I will..

0 Comments:

Post a Comment

<< Home